Ekstremnya kebakaran hutan di Australia

Selasa, 7 Jan 2020 - 00:00 WIB

Kebakaran hutan Australia beberapa hari kebelakang menimbulkan banyak kerugian yang sangat besar  banyak satwa yang mati hingga munculnya awan pyrocumulus di langit Currowan, New South Wales, Australia.

Suhu di Australia mencapai rekor dengan suhu rata-rata mencapai 40,9 derajat Celcius, kata para ahli meteorologi.

Tahun ini merupakan kebakaran terburuk yang dialami Australia sepanjang sejarah. Kebakaran tersebut menghanguskan kurang lebihnya enam juta hektar akibaT kebakaran yang terjadi selama berbulan-bulan.

New South Wales dan Victoria, mengalami dampak yang sangat buruk di pantai timur akibat kebakaran yang menghancurkan lebih dari 1.500 rumah, 6 orang dikabarkan hilang dan korban jiwa sebanyak 23 orang sejauh ini, dan angka itu akan terus naik mengingat prediksi badan metereologi Australia bahwa kebakaran hutan masih terus berlangsung untuk beberapa bulan kedepan.

Hampir setengah miliar hewan dari burung, reptil, hewan ternak hingga hewan maskot Australia yaitu kangguru dan koala di Australia mati akibat kebakaran hutan. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah karena kebakaran yang menghanguskan sebagian wilayah New South Wales dan Victoria.

Pantai di New South Wales, Australia menghitam akibat abu kebakaran yang terjadi. Dan pasokan air minum di NSW makin menipis karena terkontaminasi kebakaran hutan.

Akibat dari kebakaran tersebut pada Gunung Victoria muncul awan pyrocumulus. Dalam hal ini merupakan awan yang terbentuk dari gumpalan asap kebakaran hutan  yang mengudara, dalam suasana yang tidak stabil pada awal pyrocumulus akan menjadi badai , hujan di awan menguap dan mendingin saat bersentuhan dengan udara kering maka menghasilkan hujan yang deras, kemudian petir dapat terjadi yang akan memicu kebakaran baru. -bureauofmereorology

#PrayForAustralia