Selotip Ternyata Bisa Menjaga Kamera Tidak Dicuri saat Travelling!
Tuesday, 17 October 2017
Selotip Ternyata Bisa Menjaga Kamera Tidak Dicuri saat Travelling!

Resiko kehilangan barang selalu mengintai siapa saja yang sedang bepergian. Baik ke dalam maupun luar negeri. Mungkin Anda sudah sering mendengar cerita tentang kota tertentu di suatu negara yang banyak pencopet sehingga risiko kehilangan cukup besar. Tentunya itu membuat Anda merasa was-was dan pada akhirnya membuat Anda kurang menikmati liburan yang telah direncanakan.

Biasanya barang yang diincar oleh pencopet adalah tas berisi dompet ataupun kamera. Jika benda yang hilang adalah dompet tentu akan merepotkan untuk mengurus surat-surat berharga yang ada di dalamnya. Maka dari itu, banyak yang menyarankan untuk membawa fotokopi surat-surat berharga saja ketika menjelajah suatu tempat dan menempatkan yang asli di hotel.

Lantas bagaimana jika yang hilang adalah kamera? Tentu itu rasanya sangat menyebalkan. Sebab, selain Anda kehilangan kamera yang nilainya mungkin jutaan, Anda juga kehilangan momen yang telah diabadikan. Beruntung ada sebuah tips yang bisa Anda ikuti untuk terhindar dari kejadian tidak mengenakkan ini.

Dalam sebuah forum diskusi diungkapkan menempelkan selotip di kamera akan meminimalisir kehilangan.

“Untuk kamera atau barang apapun yang harganya mahal, menempelkan selotip mungkin bisa menjadi jalan keluar. Sebab tidak ada orang yang ingin mencuri barang yang rusak. Adanya tempelan selotip mengindikasikan ada bagian yang cacat di barang tersebut,” tulis salah seorang pengguna seperti yang dikutip dari Express, Senin (16/10/2017).

Menurut salah seorang lainnya, 95% pencuri tidak benar-benar menginginkan barang curiannya. Mereka akan menjual kembali barang tersebut. Sehingga jika ada selotip atau coretan pada sebuah benda, kemungkinan benda tersebut tidak akan dicuri karena tidak ada yang ingin membelinya.

Selain itu, Anda juga harus meningkatkan kewaspadaan terhadap penduduk lokal. Walaupun Anda ingin bersikap ramah dan mengetahui lebih lanjut mengenai kebudayaan suatu daerah, tidak semua orang yang Anda jumpai adalah penduduk lokal yang sebenarnya. Banyak yang berpura-pura menjadi penduduk lokal dan menjual suatu benda lalu menawarkannya pada turis. Saat menawarkan benda itulah biasanya tindak pencurian terjadi karena turis sedang lengah.

 

Source