Tips Menyimpan Apel agar Tetap Segar dan Renyah
Thursday, 12 October 2017
Tips Menyimpan Apel agar Tetap Segar dan Renyah

Apel yang hadir dalam varian apel merah dan hijau, memang kerap dijadikan buah andalan untuk dimakan saat sarapan ataupun camilan sore yang menyehatkan juga mengenyangkan.

Apalagi buah satu ini tidak mengenal musim, seperti durian ataupun mangga yang hadir di saat-saat tertentu saja. Apel jadi salah satu buah yang mudah ditemukan kapan saja.

Namun, sayangnya banyak orang yang tidak terlalu mengetahui dengan benar bagaimana cara menyimpan apel dengan baik. Sehingga akhirnya apel yang sudah dibeli, terlanjur menjadi kecoklatan dan tidak lagi renyah untuk dimakan.

Nah, untuk menghindari kejadian ini terus berulang. Maka dari itu, simak dulu sederet tips menyimpan apel dengan benar agar tetap segar dan renyah di bawah ini.

1. Cek tingkat kematangan sebelum membeli : Tahukah Anda, bahwasanya apel tetap berlanjut proses pematangannya walau setelah dipetik, terlebih jika ditempatkan dalam suhu ruangan normal. Makanya, jika ingin apel tahan lama seoptimal mungkin, cobalah untuk membeli apel dalam keadaan belum sepenuhnya matang. Cek kekencangan tekstur buahnya, dan hindari apel yang terdapat soft spots atau bercak.

2. Jangan disimpan bersama dengan sayuran : Ketika apel sudah dalam keadaan matang, apel disebutkan akan memproduksi apa yang dinamakan ethylene, yakni gas yang dapat mengakibatkan sesuatu yang berada di dekatnya menjadi matang sebelum waktunya (ripen prematurely). Maka dari itu, sebaiknya hindari menyimpan apel bersamaan dengan sayuran yang sensitif seperti brokoli dan cauliflower.

3. Simpan di dalam lemari es : Menyimpan apel yang baik ialah menempatkannya di dalam kulkas alias lemari es. Tempatkan apel di dalam area kulkas yang dingin dan gelap seperti crisper drawer, dengan ini maka apel akan tetap segar dan renyah saat dimakan. Atau bisa juga dengan metode menempatkan handuk bersih yang basah di atas apel, untuk membantu menjaga kelembapan apel.

4. Dibungkus terpisah : Untuk penyimpanan jangka panjang, disarankan untuk menyimpan apel dengan membungkusnya dengan bungkus kemasan yang terpisah sehingga terpisah dengan produk makanan lain ketika disimpan di dalam kulkas.

5. Air perasan lemon : Air perasan lemon di sini maksudnya adalah, memanfaatkan air jus lemon untuk mencegah bagian apel yang sudah dipotong menjadi berwarna kecoklatan. Yup, apel ketika sudah dipotong memang cenderung berubah warna menjadi kecoklatan bukan? Untuk mencegahnya, cukup pulaskan air lemon pada potongan apel tersebut. Voila! Air lemon akan memperlambat proses enzim atau enzymatic browning ini sehingga apel yang walaupun sudah dipotong tetap segar untuk waktu yang lebih lama. 

 

Source