Pertimbangkan 3 Biaya Tambahan Jika Tinggal di Apartemen
Tuesday, 05 September 2017
Pertimbangkan 3 Biaya Tambahan Jika Tinggal di Apartemen

Saat ini apartemen banyak dilirik oleh para kaum urban. Mengingat macetnya jalanan dan jam kerja yang tak bisa diprediksi, membuat banyak penduduk kota besar memilih untuk tinggal tak jauh dari kantor atau pusat kota guna menghemat waktu dan juga energi. Apalagi biasanya apartemen memiliki fasilitas yang cukup lengkap seperti mini market, restoran, kolam renang dan taman untuk bermain anak. Tak hanya itu, beberapa apartemen eksklusif bahkan tergabung dengan pusat perbelanjaan (mall).

Nah, segala kemudahan yang kamu dapatkan melalui beragam fasilitas yang ada, tentunya juga diimbangi dengan harga yang tentunya lebih besar dibandingkan dengan tinggal di landed house. Bagi kamu yang berniat untuk beralih tinggal ke apartemen, selain memikirkan segala fasilitas yang akan didapat, sebaiknya kamu juga mempertimbangkan ragam biaya yang harus dikeluarkan setiap bulannya, seperti:

1. Iuran pemeliharaan lingkungan (IPL).

Iuran ini melingkupi pemeliharaan sampah (sinking fund) dan biaya servis (untuk gaji petugas keamanan, kebersihan, dan lainnya). Biaya ini bisa dibayarkan per tahun, per enam bulan, per tiga bulan atau bahkan bulanan, tergantung kebijakan dari pengelola apartemen. Besarnya biaya pemeliharaan ini juga beragam, tergantung dari luas unit dan kelas apartemennya (standard – mewah). Bila biaya tagihan bisa dibayar bulanan tentunya tak terlalu berat, namun bila kamu harus membayarnya pertahun, maka harus memperhitungkan pengeluaran ini dengan cermat.

 

Monthly Budget Plan for Expenses and Money

2. Listrik dan air.

Biaya listrik dan air belum termasuk dalam IPL. Walau tinggal di perumahan kamu juga harus membayar listrik, namun biaya listrik dan air di apartemen biasanya lebih besar. Apalagi penggunaan AC sudah pasti akan lebih banyak dibandingkan dengan tinggal di perumahan karena keterbatasan ruang yang ada. Otomatis, biaya listrik akan lebih tinggi.

3. Langganan Parkir.

Tak seperti di perumahan, kamu tak perlu mengeluarkan biaya parkir setiap bulannya karena memiliki garasi sendiri. Dan ini tak bisa kamu dapatkan ketika tinggal di apartemen. Ada biaya parkir yang harus dikeluarkan setiap bulannya, dan besarnya bisa mencapai ratusan ribu rupiah. Kamu juga perlu menanyakan dengan jelas kepada pengelola apartemen, apakah lahan parkir bagi penghuni tersedia, karena bila lahan parkir terbatas, maka kamu harus bersaing dengan penghuni lain untuk mendapatkan lahan parkir setiap harinya. Sangat tak nyaman bukan?

 

Source