IKLAN INI MEMBUAT KATY PERRY DIJULUKI 'MANUSIA BEBAL'

Kamis, 6 Jul 2017 - 09:30 WIB

QUEENSLAND - Lagi-lagi Katy Perry menarik perhatian publik melalui tingkah kontroversialnya di layar kaca. Dan kali ini, dia harus berhadapan dengan para pecinta koala. Loh? Cerita bermula ketika pelantun Roar ini merilis iklan daring dalam rangka mempromosikan turnya bertajuk ‘Katty Perry’s Witness: The Tour’ yang akan digelar di Australia pada tahun depan.

Dalam iklan berdurasi 38 detik yang digarapnya bersama Myer, salah satu pusat perbelanjaan ternama di Australia itu, Perry tak hanya bermain sendiri. Ia mengikutsertakan Nugget, anjing peliharaannya berjenis teacup poodle, sebagai figuran. Iklan itu dimulai dengan kata-kata Perry yang menyebut penggemarnya bisa mendapatkan 8.000 tiket gratis untuk menonton turnya.

Namun pada detik ke-33, pemilik nama asli Katheryn Elizabeth Hudson itu mengucapkan dialog yang mengajak Nugget untuk ‘mengejar koala’. Bagian inilah yang kemudian membuat seorang dokter hewan lokal bernama Claire Madden bereaksi keras dan menyebut mantan kekasih Orlando Bloom itu sebagai manusia bebal.

Kepada harian Courier-Mail, dokter yang bekerja di Australia Zoo and Currumbin Wildlife Sanctuary itu, mengungkapkan, apa yang dilakukan Perry dan Myer sebagai hal yang tak pantas. Apalagi, Perry adalah panutan bagi banyak generasi muda. “Apa yang mereka lakukan menghancurkan semua upaya kami dalam mengimbau masyarakat untuk tidak membiarkan anjing mereka bersentuhan dengan koala,” katanya.

Di Australia, koala termasuk hewan yang terancam punah. Yayasan Koala Australia memperkirakan, hanya tersisa kurang dari 100.000 koala di alam liar. Bahkan Royal Society for the Prevention of Cruelty to Animals (RSPCA), mengungkapkan, setiap tahun ada sekitar 110 koala yang mati akibat diserang anjing di Queensland.   

Menurut Madden, koala yang terluka akibat serangan anjing adalah alasan utama kenapa rumah sakit satwa liar dibangun di seluruh Australia. “Datanglah ke sini dan kau akan segera mengetahui betapa menggemaskannya koala-koala itu dan betapa tak layaknya ucapanmu,” kritiknya.

Terkait hal itu, juru bicara Myer menyebutkan, pihaknya saat ini tengah mengupayakan untuk menghapus material iklan yang menuai kontroversi itu. Sedangkan manajemen Perry masih belum berkomentar terkait hal tersebut.

(okezone/SIS)