SELAMAT HARI KARTINI: Tekad Mulia si Cantik Natasha Mannuela yang Berbuah Manis
Friday, 21 April 2017
SELAMAT HARI KARTINI: Tekad Mulia si Cantik Natasha Mannuela yang Berbuah Manis

PERJUANGAN tokoh Raden Ajeng Kartini untuk menyelaraskan derajat wanita rasanya tak berhenti hingga ia menutup mata. Justru sebaliknya, perjuangan tersebut semakin tumbuh mengikuti perkembangan zaman yang ada.

Bukan lagi dengan melawan penjajah, zaman sekarang kian bermunculan sosok-sosok Kartini masa kini. Para Kartini masa kini merupakan sosok yang inspiratif yang tak takut berkarya, mendobrak prinsip kesetaraan gender, dan membuktikan dirinya tak kalah melakukan apa pun sama halnya dengan pria.

Salah satu tokoh muda dan inspiratif tersebut adalah Miss Indonesia 2016, Natasha Mannuela. Di usianya yang masih 22 tahun, ia berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional sebagai Second Runner Up Miss World 2016.

Dara cantik kelahiran 9 Mei 1994 tersebut tak menyangka jika dirinya bisa mencapai titik sejauh ini. Acha, begitu ia akrab disapa, menuturkan niat awalnya untuk mengikuti ajang Miss Indonesia 2016 hanya didasari dengan niat agar bisa menjadi manfaat bagi sesama masyarakat yang membutuhkan. Aktif terjun di berbagai kegiatan sosial menjadi salah satu modal yang sudah ia lakoni jauh sebelum mengikuti ajang bergengsi tahunan tersebut.

"Terpilih menjadi Miss Indonesia awalnya tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Berawal dari motivasi dan tujuan saya dalam mengikuti ajang ini adalah karena saya ingin memberikan impact besar dan menjadi berkat. Berkat untuk Indonesia, untuk orang-orang di sekitar saya, dan untuk teman-teman," papar Acha.

Menjalani masa karantina Miss Indonesia 2016, tak dapat dipungkiri Acha kerap kali mengalami rasa lelah, hilang fokus, hilang motivasi, dan merasakan sengitnya persaingan. Ia juga menyadari bahwa dirinya masih memiliki banyak kekurangan jika dibandingkan dengan rekan sesama finalis Miss Indonesia 2016. Namun, di tengah-tengah rasa putus asa tersebut, Acha sadar dan kembali teringat tujuan awalnya yang ingin menjadi berkat bagi sesama di sekitarnya.

"Saya menyadari akan segala kekurangan yang saya miliki dibandingkan teman-teman finalis lainnya. Di kala saya sedih, ketika tidak ada yang menyadari keberadaan atau pun usaha saya, di situ saya selalu bertanya kepada diri saya sendiri "Apakah saya berusaha sekeras mungkin hanya untuk dilihat orang agar mendapatkan sebuah penghargaan?", tentu saja tidak," terang perempuan asal Bangka Belitung ini.

Ia melanjutkan, “Tuhan selalu mengingatkan kembali kepada saya bahwa disana, saya harus menjadi berkat. Saya berusaha sebaik-baiknya, selalu menjadi teman bagi sesama kontestan, menguatkan yang lemah, dan selalu berusaha menjadi contoh yang baik bagi yang lain. Itu semua karena memang sudah seharusnya dilakukan atau kewajiban saya, dan itulah tujuan saya di tempat itu. Sehingga selama masa karantina, saya selalu berusaha terus memberikan yang terbaik yang bisa saya berikan. Dengan ini, membuat saya mampu untuk selalu membuka diri untuk belajar banyak hal selama masa karantina."

Perjalanan Acha usai dinobatkan sebagai penerus Maria Harfanti, Miss Indonesia 2015, pun masih berlanjut. Ia mulai disibukkan dengan beragam persiapan menuju ajang Miss World 2016.

Persiapan tersebut mulai dari olahraga, pembentukan karakter, modelling, menari, hingga kelas kecantikan. Tentu saja dari serangkaian pembekalan yang dijalaninya, terdapat sejumlah hal menantang yang dialaminya.

“Sebenarnya hampir semua pembekalan cukup menantang. Seperti modelling, misalnya, saya harus mulai dari nol. Tetapi, beruntungnya semua guru sangat enak dalam mengajarkannya. Kemudian, latihan balet, apalagi Ibu Liliana Tanoesoedibjo menginginkan saya bisa menampilkan sesuatu bertaraf internasional, sehingga gerakan-gerakannya perlu ditambah,” terang Acha kepada Okezone.

Perjuangan dara asal Bangka Belitung itu pun tidak sia-sia bertarung di panggung akbar Miss World 2016 yang terselenggara di MGM National Harbor, Maryland, Amerika Serikat, pada 18 Desember 2016. Berkali-kali Acha menghaturkan rasa syukur kepada Tuhan atas prestasi yang diperolehnya.

Tak tanggung-tanggung, Acha membawa lima gelar sekaligus, yakni second runner up Miss World 2016, Miss World Asia, Beauty with a Purpose, first runner up Top Model, dan second runner up Multimedia Award.

“Aku sangat bersyukur, Puji Tuhan, ini pengalaman yang tidak disangka-sangka. Aku di sini belajar banyak, benar-benar terinspirasi dari setiap wakil dari negara masing-masing,” ungkap Acha.

(okezone/ren)