AKSI DEMO SHAILENE WOODLEY PALING DISOROT SEPANJANG TAHUN
Thursday, 22 December 2016
AKSI DEMO SHAILENE WOODLEY PALING DISOROT SEPANJANG TAHUN

JAKARTA – Namanya memang belum setenar Jennifer Lawrence atau Jennifer Anniston, tapi Shailene Woodley berhasil jadi pusat perhatian masyarakat Amerika Serikat setelah ditangkap pihak kepolisian akibat aksi menentang pembangunan pipa akses Dakota Utara.

Aksi Shailene Woodley yang berbuntut penangkapan pihak kepolisian terjadi pada 10 Oktober 2016 itu disiarkan lewat live streaming Facebook dengan jumlah penonton yang mencapai lebih dari 70 ribu orang.

Bersama dengan 26 lainnya di lokasi demo, Shailene memperlihatkan dalam tayangan video saat dirinya diborgol, ditahan, dan dimasukkan ke dalam mobil tahanan.

 

Namun, selain aksi yang diperlihatkannya demi mendukung masyarakat Indian Sioux dalam memelihara sumber mata air mereka di Dakota Utara, Shailene juga punya segudang prestasi sepanjang 2016 yang patut dibanggakan.

Pada 24 Oktober 2016, Shailene mendapat penghargaan di ajang Environmental Media Awards (EMA) karena kontribusinya terhadap lingkungan dan aksi di Dakota Utara.

“Aku ingin memastikan bahwa anak cucuku tak harus membeli sebotol air seharga 20 Dolar hanya karena air bersih susah didapat,” kata Woodley dalam sambutannya seperti dilansir E! Online.

 

Sedangkan dari sisi raihan piala, sepanjang 2016 Shailene berhasil membawa sejumlah penghargaan mulai dari Teen Choice Award pada Juli untuk kategori Film Pilihan sebagai Best Actress Action Movie, lalu memenangkan People Choice’s Award pada Januari sebagai Bintang Laga Wanita Favorit.

 

 

Pada 2016 seri ketiga Divergent yang dibintangi Shailene yakni The Allegiant resmi meluncur pada November lalu. Film ini merupakan seri pamungkas dari film tentang perjuangan Shailene untuk keluar dari kota Chicago.

Sayang, film tersebut jeblok pada debutnya dan hanya sanggup meraup keuntungan secara global sebesar 29 juta Dolar AS atau setara Rp381 miliar.

(okz/FHM)