PENGELOLA ASET PRINCE GUGAT PERUSAHAAN MILIK JAY Z
Thursday, 17 November 2016
PENGELOLA ASET PRINCE GUGAT PERUSAHAAN MILIK JAY Z

NEW YORK – Pengelola aset Prince baru saja melayangkan gugatan kepada perusahaan layanan streaming musik Tidal milik rapper Jay Z. Mereka menuntut Tidal untuk mencabut sebagian besar katalog mendiang ikon pop tersebut.

Tahun lalu Prince mengumumkan kontrak dimana Tidal akan secara eksklusif merilis albumnya yang berjudul "HITnRUN Phase One". Dalam sebuah gugatan hukum, pengelola aset Prince mengatakan bahwa Tidal hanya memiliki hak eksklusif untuk album itu selama 90 hari, dan kontrak tersebut tidak mencakup sisa katalog Prince yang lain.

Dikutip Reuters, Kamis (17/11/2016), Bremer Trust, yang berkuasa atas pengelolaan aset Prince, berusaha mencari cara untuk memperoleh pendapatan tetap dan telah merundingkan penerbitan dengan sejumlah label rekaman.

Berdasarkan laporan Reuters, Tidal dan perusahaan Roc Nation milik Jay Z tidak berkomunikasi dengan pengelola aset untuk memperpanjang penawaran bagi karya Prince di layanan Tidal.

Menurut gugatan yang diajukan pekan lalu ke sebuah pengadilan federal di kampung halaman Prince, Minnesota. Pengelola aset meminta persidangan juri untuk memaksa perusahaan milik Jay Z tersebut mencabut katalog Prince dan membayar ganti rugi.

Namun, baik Jay Z dan Tidal tidak segera membalas gugatan dan nyatanya katalog besar Prince masih tersedia di Tidal.

Bremer Trust, yang berkuasa atas pengelolaan asetnya, sejak itu berusaha mencari cara untuk memperoleh pendapatan tetap dan telah merundingkan penerbitan dengan sejumlah label rekaman.

Seperti diketahui publik, penyanyi Prince meninggal karena overdosis obat penawar sakit. Sayangnya ia tidak meninggalkan sepucuk surat wasiat.

(okz/FHM)