Stop Menyilangkan Kaki!
Wednesday, 13 April 2016
Stop Menyilangkan Kaki!

Tanpa sadar, Anda seringkali menyilangkan kaki. Saat sedang makan malam, sedang bekerja di meja, sedang menunggu dan dalam segala kesempatan saat Anda dalam posisi duduk. Menyilangkan kaki sudah menjadi kebiasaan yang bahkan mungkin sudah Anda lakukan selama bertahun-tahun!

Nah, sudah saatnya untuk Anda memikirkan kembali saat Anda mulai menyilangkan kaki, karena menurut penelitian, sikap ini dapat menyebabkan masalah kesehatan yang buruk. Apa saja efek kesehatan yang akan timbul bila Anda terus menyilangkan kaki? Berikut kata para ahli, sebagaimana dikutip dari Grivy.com.

Nyeri Punggung dan Leher

Normalnya, saat Anda duduk menghadap ke depan, kedua telapak kaki akan menapak lekat di lantai. Sayangnya, kita terbiasa untuk menumpukan berat ke salah satu sisi dengan menyilangkan kaki. Menurut ahli ortopedi Vivian Eisenstadt, menyilangkan kaki dapat menyebabkan nyeri punggung dan leher. Duduk dengan kaki menyilang membuat pinggul Anda berada di posisi tertekuk yang dapat menyebabkan tulang pinggung berputar. Panggul adalah penyokong utama tulang belakang, saat panggul Anda berputar, akan memberikan berat dan tekanan yang tidak perlu pada leher dan punggung. Semakin lama Anda duduk dengan kaki menyilang, semakin besar tekanan pada tulang belakang yang akan meningkatkan resiko nyeri di punggung dan leher. Susah memang untuk selalu duduk dengan postur sempurna, at least bila Anda ingat, langsung posisikan duduk Anda dengan lutut dan kaki bersudut 90 derajat dan usahakan tulang belakang seimbang.

Spider Veins

Urat atau pembuluh nadi yang menonjol berbentuk seperti jaring laba-laba ini sebenarnya punya beberapa teori yang menyebabkannya. Beberapa dokter mengatakan, spider veins disebabkan oleh genetik, kehamilan, terpapar sinar matahari dan berdiri atau duduk dalam jangka waktu yang lama. Ada juga yang berpendapat, munculnya spider veins diakibatkan karena posisi menyilangkan kaki. Menurut Hooman Madyoon, MD, kardiologis dari Cedars Sinai Medical Center, saat menyilangkan kaki, tekanan pada pembuluh nadi meningkat. Ini bertanggungjawab untuk mengembalikan darah kembali ke jantung. Tekanan pada satu kaki yang menumpak kaki lain akan menghambat atau memperlemah aliran darah dan kemudian menjadi menggumpal yang menyebabkan spider veins.

Meningkatkan Tekanan Darah

Darah di kaki seharusnya mengalir naik ke jantung, melawan gravitasi. Proses ini sendiri sudah menjadi tugas yang berat untuk tubuh Anda. Saat Anda menyilangkan kaki, ini dapat menghambat aliran darah. Hasilnya, tubuh harus meningkatkan tekanan darah untuk mendorong darah di kaki kembali ke jantung. Anda biasanya tidak akan merasakah gejala apapun saat tekanan darah kembali ke atas, namun apabila terjadi berulang kali, Anda dapat merasakan dampaknya dalam jangka waktu yang panjang.

Saraf Kaki

Tidak hanya berakibat pada terhambatnya aliran darah dari kaki ke jantung, menyilangkan kaki juga dapat memberikan efek buruk pada pembuluh dan saraf di kaki dan telapak kaki. Saraf peroneal, saraf besar di kaki, akan mendapat tekanan saat Anda menyilangkan kaki. Tekanan ini akan menyebabkan kaki menjadi kebas dan membuat beberapa otot di kaki dan telapak kaki menjadi lumpuh sementara. Ini juga bisa membuat Anda kesulitas mengangkat pergelangan kaki yang biasa disebut sensasi "pins and needles". Dan mengulang posisi menyilang kaki berkali-kali akan menyebabkan kebas di kaki dalam jangka waktu panjang akibat saraf yang terganggu.

(okezone/mbs)