The Edge of Tomorrow
The Edge of Tomorrow

Mayor William Cage, tokoh yang diperankan aktor Tom Cruise, mati dalam "The Edge of Tomorrow". Tak hanya sekali, Cage tewas berkali-kali dalam pertarungan melawan alien.

Setelah kematiannya, Cage punya kemampuan melompat waktu dan menjalani lagi peristiwa beberapa jam sebelum ajal tiba. Perwira departemen penerangan militer Amerika Serikat, yang belum pernah berperang itu, mencari cara keluar dari medan pertempuran.

Selain berusaha menyelamatkan diri, Cage juga harus bisa memecahkan misteri invasi makhluk asing, yang mampu mengalahkan dimensi waktu. Dibantu tentara khusus Rita Vrataski (Emily Blunt), Cage meningkatkan kemampuannya lewat hidup, bertarung, mati, hidup, bertarung, mati, lagi dan lagi.

Mengusung genre action, "The Edge of Tomorrow" mengingatkan dengan film Tom Cruise sebelumnya: "Minority Report" (2002), "War of the Worlds" (2005), dan "Oblivion" (2013).

Sebaliknya, film ini menjadi ladang baru bagi Emily Blunt. Setelah berkali-kali membintangi kisah romantis "The Adjustment Bureau" (2011) dan The Devil Wears Prada (2006), Blunt membuktikan tak kalah dengan lawan mainnya.

Beraksi dalam alur maju-mundur bertempo cepat, Cruise dan Blunt menghidupkan kisah adaptasi novel Jepang "All You Need is Kill".

Didukung tim produksi yang terlibat di berbagai sci-fi, sutradara Doug Liman mampu menampilkan adegan sama dan berulang, dengan tetap menjaga efek surprise di setiap lapisan ceritanya.



Durasi: hampir 2 jam (113 menit)

Studio: Warner Bros.

Biaya produksi: 175 juta dolar (lebih dari Rp 2 triliun)

Genre: Action, sci-fi

Pemain: Tom Cruise ("Mission Impossible", "Collateral"), Emily Blunt ("Gulliver's Travels")

Sutradara: Doug Liman (“The Bourne Identity”, “Mr. & Mrs. Smith”).

Format: 2D, 3D, IMAX

Tayang: mulai 28 Mei 2014